Selasa, 03 April 2012

OMG ... Saya menonton The Raid bersama Balita ...

Malam ini, ketiga kalinya saya menonton The Raid. Gratis lagi. Bahagianyaaa ... Lucu juga, menonton 3 kali dengan 'rasa' yang berbeda setiap kalinya. Yang pertama di Premiere, mencekam karena cuma nonton berdelapan. Yang kedua, nonton sore-sore di bioskop reguler, seruuuu ... penuh desahan, candaan, dan bersatu dalam teriakan-teriakan, sehingga tidak terlalu mencekam (saya suka momen yang kedua ini). Yang ketiga, sudah malem, pada teler, makin mencekam dan kurang menggigit jadinya. Kebanting sama nonton sore dan rame.

Berdasarkan pemilihan jam tayang, saya memilih The Raid yang tayang pukul 21.25. Logikanya, pada jam sekian, saya tidak akan menemukan hal-hal ajaib, karena pasti isinya orang-orang neduh, capek pulang kantor atau nunggu macet terurai. Eh, ternyata logika gak berlaku dalam kamus Jecardah the capital city.

Beli tiket, aman. Ngantri aman. Ehhhh ... kok duduk depan saya, keluarga muda dengan 1 anak balita usia sekitar 2 tahun. Oalahhhhh ... ndak gaul tha bapak ibunyaaaa ...

Dalam berbagai ulasan, saya menyimpulkan bahwa ada 3 pihak yang 'seharusnya' bertanggung-jawab' bila ada anak di bawah umur bisa nonton The Raid di bioskop dengan bebasnya. Jelas dan tegas, film ini telah dikategori sebagai film Dewasa, yang artinya anak di bawah umur DILARANG KERAS menonton dan melihat konten ini. Jelas, karena isinya penuh adegan kekerasan. Untuk kita yang tahu hal tersebut cuma sekedar seni peran, efek film dan bohong belaka, yo ndak masalah broooo ... lha, anak kecil yo pasti efeknya beda tho. Saya aja masih inget film komedi yang agak serem karena parodi film setan-setanan, tapi ngerinya masih terbawa sampe usia 30 tahun gini. Apalagi nonton The Raid, gak kebayang ... Padahal di semua social media sudah dibahas tentang kekerasan dalam film ini. Kok yo masih nekatzz ...

Yang pasti, buat saya ada 3 pihak yang bertanggung-jawab. Yang pertama adalah pihak bioskop, yang tahu pasti bahwa film ini dilabel Dewasa dan Restricted buat anak di bawah umur. Yang kedua, tentu saja, orangtua, yang tidak memikirkan dan tidak mengedukasi dirinya bahwa hal ini berbahaya untuk masa depan anaknya. Yang terakhir, dimana saya masuk dalam kategori tersebut, adalah masyarakat. Masyarakat yang bertanggung-jawab adalah masyarakat yang melindungi komunitasnya. Pembiaran hanya menghasilkan kehancuran bagi masyarakat itu sendiri.

Berbekal pemikiran tersebut, saya, yang duduk persis di belakang keluarga bahagia tersebut, berniat merusak kebahagiaan mereka. Saya datangi dari belakang, dengan bercanda, "Pak, bu, serius nih ngajak anak kecil nonton The Raid? Saya sudah nonton 3 kali dan banyak adegan darah dan gorok leher lho, takut trauma aja anak bapak ntar-ntarnya ...".

Yang terjadi, mereka tidak beranjak. Adalah hak prerogatif mereka atas anak mereka, namun saya tidak mau pulang dengan perasaan tidak melakukan apa-apa. Tapi yah, saya tau diri, siapalah saya yang cantik ini ...

Ternyataaaa .... usaha saya tidak sia-sia. Walaupun tetap tidak beranjak, ternyata mereka jengah juga. Dari awal bertekad membuat anaknya ngantuk dan tertidur. Repot ... Si bapak sibuk ngajak becanda, si ibu sibuk nawarin makanan. Si anak dibikin ngantuk. Tiap ada adegan 'keras' si anak dhadapkan ke belakang, ketemu muka cantik saya. Heleh ... heleh ... syukurin, gak asik kan nontonnya.

Yah, minimal, saya merasa usaha saya ada gunanya, karena setengah film kemudian, si anak terkuple, tidur ... mungkin capek liat bapak emaknya ribet gak jelas ... syukurlah ...

So, guys ... if you love The Raid like I do, literasi media dan pengawasan media sangat penting ... educate yourself, your family and your society. Mungkin kita tidak berbuat banyak, tapi minimal kita bisa berbuat sesuatu ...

Lega, bisa pulang dengan hati tenang, gak merasa bersalah ... Hehehehe ...

*kalau sempat, lihat juga ulasan saya tentang The Raid di tulisan sebelumnya, have fun ... *

Minggu, 01 April 2012

The Raid : Ekstasi Kekerasan atau Semangat Baru ?

Sudah menyaksikan The Raid 2 kali. Besok sore ada lagi yang mengajak untuk nonton lagi. Gak nolak ...

Terus terang, saya dan suami sudah menunggu kehadiran film ini sejak berbulan-bulan yang lalu. Kami selalu menyaksikan trailernya berkali-kali dan melihat interview-interview yang berhubungan dengan film tersebut di youtube. Akhirnya medio Maret 2012, kami bisa menikmatinya di bioskop. Film ini mendapat penghargaan di luar negeri, bahkan dalam waktu seminggu sudah meraup $200.000 di Amerika, padahal hanya diputar di 14 bioskop saja di sana. Buyer-nya juga gak tanggung-tanggung Sony Pictures bo!!



Film ini juga menuai pro dan kontra di berbagai media, terutama social media. Biasanya yang kontra menyesalkan adanya tampilan yang mengundang kengerian dan kekerasan. Bahkan ada yang saking sebalnya, beberapa orang walk-out di tengah film karena dinilai terlalu 'keras'. Selain itu, kontra lainnya adanya diskusi yang menyesalkan pihak bioskop, para orangtua dan masyarakat yang tidak tegas dengan label Dewasa yang dicapkan pada film ini. Saya juga termasuk yang menyesali bila ada anak di bawah umur dapat dengan bebas menyaksikan film ini. Bahkan di sebuah kejadian yang diceritakan pada saya, seorang ibu diam saja ketika anaknya sudah merengek ngeri menyaksikan film ini. Payah sekali orangtua model begitu. (baca juga: OMG ... saya menonton The Raid bersama balita ...)

Karena ini blog saya, maka inilah pendapat saya.

Saya, secara pribadi sangat menyukai film ini. Unsur ceritanya tidak ribet dan tidak berbelit, namun dialognya cukup menjelaskan situasi. Dari menit pertama hingga akhir, kita diajak tidak berhenti konsentrasi pada adegan. Waktu nonton pertama, memang agak sedikit kaget dengan kekerasan yang ditonjolkan. Tapi setelah beberapa saat, saya melihat dengan kacamata lain.

Kebetulan saya seorang penikmat seni (walaupun tidak fasih di bidang tersebut). Menurut saya, dari segi kekerasan, film tersebut tidak terlalu mengumbar adegan yang mengeksploitasi hal tersebut. Dibandingkan film Kill Bill, menurut saya, kekerasan yang muncul cukup dan relevan sesuai dengan jalan cerita. Lagipula, ini memang film action, jadi dari awal kita sudah harus siap melihat kekerasan yang akan muncul di berbagai adegan. Buat saya, Kill Bill adalah film Drama yang dibungkus action, kalau The Raid memang film action.

Setelah nonton kedua kali, keindahan dalam film ini semakin nampak. Tentu saja, dari segi genrenya, saya sangat bangga pencak silat bisa diperkenalkan pada dunia internasional dengan cara ini. Tidak hanya itu, berbagai komentar positif dari pengamat film di luar negeri pun memastikan hal tersebut. Pencak silat yang dipertontonkan dalam film ini, membuat film action ala barat terasa garing dan lelet, membuat kungfu jadi sedikit basi dan membosankan. Paduan seni bela diri seperti tarian yang dikoreografi oleh Iko, Yayan dan Gareth, membuat pencak silat terlihat sangat indah. Itulah yang membuat penonton luar negeri terkaget-kaget akan seni bela diri, yang mereka klaim terlihat seperti menari, namun sangat kuat. Lihat adegan Iko bertarung dengan penjahat di gudang produksi drug, adegan pertarungan di atas meja panjang itu, gerakannya indah sekali.

Lalu, perhatikan juga angle kamera yang ada dalam berbagai adegan. Bagus sekali. Angle kamera ketika Iko dan temannya yang terluka harus bersembunyi di balik dinding sempit, namun kemudian harus menerima goresan pedang yang ditusukkan penjahat. Adegan disorot dari atas dan close up pada wajah Iko, itu keren banget.

Belum lagi membicarakan segi akting. Buat saya, keseluruhan aktingnya setidaknya 1 level di atas akting film Indonesia biasa. Iko dan Yayan bermain apik. Namun, akting paling kuat menurut saya, ditampilkan oleh Ray Sahetapi dan Joe Taslim. Sudah lama gak lihat Ray Sahetapi beradegan sekuat itu. Asyik sekali melihatnya. Terutama adegan terakhir sebelum ia dimatikan oleh penulis skenario. Akting Joe Taslim juga mengundang pujian. Apalagi ini adalah film layar lebar pertamanya. Sebelumnya, ia pernah 2 kali berakting dan ia juga dikenal sebagai model dan atlit nasional judo yang mewakili Indonesia ke ajang SEA Games dan juga berlaga di PON. Jadi cukup menyenangkan melihatnya berakting manis di film ini. Apalagi setelah saya tahu, ia sengaja mendatangi Gareth untuk meminta peran dalam film ini sejak ia menyaksikan film Merantau.

Saya ingat, membaca sebuah ulasan yang menganggap film ini dan penontonnya seperti 'merayakan' kekerasan. Malah kadang para penonton larut dan bertepuk tangan ketika penjahat berhasil dikalahkan. Adegannya diperlihatkan sangat sadis. Tak jarang ketika menonton film ini, terdengar teriakan-teriakan ngeri dari kursi penonton di kanan kiri. Saya, menonton film ini 2 kali. Yang pertama saya menonton di bioskop Premiere, yang menonton hanya 8 orang dan sangat hening. Keadaannya sangat mencekam. Ketika menonton kedua kalinya, saya menonton di bioskop regular, bersama puluhan penonton yang berteriak-teriak, ternyata perasaan saya sungguh berbeda. Menonton beramai-ramai tidaklah semencekam menonton bersama sedikit orang. Justru di situlah letak kebersamaannya. Perasaan ngeri sedikit terobati dan malah jadi terus teringat bahwa ini hanya sekedar tontonan, tidak usah terlalu serius. Nikmati sajalah ... toh semua yang berakting dalam film tersebut hanya pura-pura terluka dan pura-pura mati, hueee ...

Wah, buat saya, film ini cukup asyik. Mungkin seperti dahulu ketika 'Ada Apa dengan Cinta?' muncul, ada semangat baru yang dirasakan. Film ini pun buat saya, terlepas dari pro dan kontra terhadapnya, merupakan semangat baru dalam dunia perfilman Indonesia. Ini terlihat dari keseriusan mereka yang benar-benar berlatih hingga dikarantina di kamp militer terlebih dahulu sebelum syuting mulai.



Film Indonesia yang soundtracknya discore sama Mike Shinoda dari Linkin Park kan jarang lho. Jadi cukup membanggakanlah ...

Tapi itu menurut saya lho ... Yang punya pendapat lain, ya tidak salah juga, toh kita memiliki pengalaman dan latar belakang yang berbeda, jadi wajar ada perbedaan pendapat. Sepakat untuk Tidak Sepakat ... Jadi, selamat menonton ...

Lihat komentar penonton dari luar negeri di http://www.rottentomatoes.com/m/the_raid_redemption/

Wawancara Gareth di Sundance 2012:



Ini reviewnya di Sundance 2012:









Jumat, 09 Maret 2012

Adele, Jackie Evancho dan Gotye : Harapan di tengah serangan K-Pop

Hhhhhhhhh ... K-Pop lagi, K-Pop lagi .... bahkan di kampus pun ada yang bikin penelitian tentang K-Pop lagi, K-Pop lagi ... Proposal disertasi S3-nya keren sih, tapi begitu tahu tentang K-Pop, langsung pengen mewek. Bosennnn ... Bukannya anti Korea, dulu juga seneng banget ngikutin Full House atau apalah itu yang sadurannya Itazura na Kiss versi Korea, lupa, tapi bocen ajah gitchu ...

Saking bosennya sama K-Pop udah seminggu ini dengerin lagu lama jaman baheula dari 70's, 80's and 90's dan menggerung-gerung kenapa lagu-lagu sekarang gak dalem, menggigit dan bersyair 'tembak langsung', melelahkan ... jadi inget Sartre dengan kejernihannya yang terkutuk itu ...

Beberapa bulan lalu, diundang main ke rumah sahabat lama di daerah Petukangan (iye, maksud gue emang elu, Ki ...) dan diperkenalkan pada Adele. Plis dehhhh telat banget kaleee ... ya pegimane, familiar sih ama lagunye, tapi kagak tau nyang nyanyi namanya Adele, keren pula orangnya. Namanya juga lagi sekolah, urusan laen liwat ... sibuk ngerjain tugas n ngumpulin duit biar bisa lanjut gitu loch ... (alesan, padahal kagak gawol).




Denger Adele, rasanya gimanaaaa gitu, gak pake gimmick yang bikin orang pusing dengan hal-hal gak penting. Cukup Adele dengan make-up lengkap dan baju hitam, serta suara yang enak didenger. Gak perlu merayu dengan dandanan super heboh yang nutupin suara ... suara jadi gak penting, yang penting kehebohannya ...

Pokoknya denger Adele, inget kembali masa-masa tempo doeloe, masa dimana menyanyi itu bener-bener jual suara ... kalo artis sekarang mah, suara nomer dua deh, yg penting heboh n gimmick di sekelilingnya. Hah, payah ... simulakrum kuno yang gampang ketebak.

Alhamdulillah, selain Adele, ada si bersuara dahsyat, Jackie Evancho ... membius, lagi-lagi gara-gara maen ke rumah Kiki (nyebelin lu ya Ki ...). Gak bisa ngomong apa-apa deh, nih anak emang harapan dunia, hahahaha ...




Kemudian, hari ini dalam hidup gue (telatttt bangettt dahhhhh ... ) hadirlah Gotye yang waktu pertama denger dia nyanyi, gue pikir itu lagu barunya Sting apa Peter Gabriele gitu, dahsyat banget. Akhirnyaaaaa .... ada lagu masa sekarang yang bisa gue ulang-ulang 2 jam sambil menikmati dan gak berlirik 'tembak langsung', dangkal dan ecek-ecek, hah ... sebel ...

Jadi, buat yang belum kenalan sama Gotye, kata Benyamin S, "Ni, gue beri ... !!".

Gotye "Somebody that I Used to Know (feat. Kimbra)" - Lyrics



Buat penyuka Adele, Jackie dan Gotye, bila anda generasi Y yang lahir di tahun 90an, alhamdulillah ternyata anda punya selera lumayan dan andalah harapan saya karena tidak ikut terlempar dalam arus hegemoni K-Pop di bumi nusantara ini. Syukurlahhhh .... (padahal kalau dilihat pemilihan lagunya, saya juga gak jauh beda ya, hahaha terlempar dalam hegemoni lagu Barat, hyahhhh ...)

Yang penting senenglah ... blog-blog gue eni, kekkkekekekekkkkk ...

Sabtu, 25 Februari 2012

Wazzub Terbukti bukan Scam???


Let's Discover the Power of "We"
KABAR GEMBIRA! KABAR GEMBIRA!

Yang kita tunggu-tunggu:
Kini www.WAZZUB.com
sudah dibuka!!!! 

Saya yakin kita semua sama-sama menunggu-nunggu, dengan harap-harap cemas, apakah www.WAZZUB.com  benar-benar riil atau tipuan (scam) semata. Selama ini, ada keraguan kalau idea brilian seperti WAZZUB hanya tipuan. Kebetulan sahabat saya mempelajari konsep ilmu administrasi bisnis, khususnya Dasar2 Pemasaran dan Busines Feasibility Study (Evaluasi Proyek), menurut hasil analisanya, proyek WAZZUB sangat feasible dan berkemungkinan besar untuk sustainable! Rasanya kok 'sangat tidak mungkin' kalau mereka menyia-nyiakan ide brilian seperti itu.

Dan keraguan saya sedikit demi sedikit mulai hilang:
Jumat kemarin (24 Februari 2012), mereka me-launching website social networking versi beta mereka. 

Ini bukti kalau projek mereka BUKANLAH SCAM seperti yang dikuatirkan banyak orang.


DENGAN WUJUDNYA WEBSITE INI, 
KINI KITA AKAN LEBIH MUDAH UNTUK MENGAJAK ORANG BERGABUNG. UNTUK BERGABUNG, ANDA BISA KLIK http://signup.wazzub.info/?lrRef=3335d DAN MENGAJAK REKAN_REKAN ANDA.

Forward saja email ini ke rekan-rekan Anda (setelah mengganti link saya dengan link Anda).

------------------------------------------------------------------------------------------

APAKAH WAZZUB itu?
WAZZUB adalah gabungan antara sistem social community network (semacam facebook
dan mesin pencari (search engine) semacam Google.

Namun, berbeda dengan facebook dan Google,
 WAZZUB menjanjikan pembagian 50% dari keuntungannya kepada kita sebagai anggota-anggotanya.
(Tahukah Anda kalau Google mendapat $ 29.000.000.000 HANYA pada tahun 2010) dan itu berkat KITA yang menggunakan layanan mereka).
Dari mana mereka mendapatkan keuntungan?
Bisnis facebook dan Google memperoleh keuntungan dari pemasang iklan. Pebisnis dan pemasar membutuhkan target audiens dan facebook dan Google menyediakannya. Kitalah target audiens iklan itu.
 WAZZUB menjanjikan pembagian 50% dari keuntungannya karena mereka ingin berkembang sangat cepat. Dengan captive audiens dari member WAZZUB yang akan mencapai puluhan (bahkan ratusan) jutaan orang, tentunya WAZZUB akan memperoleh iklan yang banyak kan?


Pertanyaan besarnya adalah:
“APAKAH ANDA MAU BERGABUNG DENGAN WAZZUB UNTUK MENDUKUNG MEREKA DAN LALU MENDAPATKAN PASSIVE INCOME SETIAP BULANNYA?”

Kalau saya, tentunya sangat mau!
Saya bahkan bersedia membagikan informasi ini ke rekan-rekan saya.
Semakin banyak orang yang tahu dan bergabung dengan WAZZUB family saya, saya akan memperoleh semakin banyak uang nantinya.

------------------------------------------------------------------------------------------

Bagaimana cara bergabung dengan
 WAZZUB Community? 
Ikuti langkah mudah berikut untuk bergabung secara G*R*A*T*I*S. Bila tidak Gratis, TOLAK!!
Step 1 – klik ke link ini dan sign up:
http://signup.wazzub.info/?lrRef=3335d
(Atau gunakan link orang yang mengundang Anda)
 Catatan: sebaiknya gunakan password unik 
(yang berbeda dengan password email atau akun perbankan Anda).

Step 2
 – baca penjelasan (dalam bahasa Indonesia) lebih lanjut di:
http://wazzub-untuk-indonesia.blogspot.com.

Step 3 – baca juga “How Is WAZZUB Different? 
(catatan: untuk step 2 dan 3, bila link tersebut tidak jalan, copy+paste saja link tersebut ke dalam browser Anda)
 
Step 4 – undang teman-teman dan keluarga Anda untuk menjadi bagian dari success story ini.
----------------------------------------------------------------------------
Untuk bergabung 
WAZZUB, silahkan menggunakan link saya:
http://signup.wazzub.info/?lrRef=3335d 
----------------------------------------------------------------------------

yang mau liat pelatihan onlinenya, setelah daftar di http://signup.wazzub.info/?lrRef=3335d silahkan klik:
http://vimeo.com/34185113

Selasa, 31 Januari 2012

Wazzub Pro dan Kontra !!!

Baiklah, supaya adil, berikut saya tampilkan informasi mengenai Whazzub sekaligus juga Riset penting dari link yang Anti-Whazzub. Lalu serahkan semua pada Anda. Bagian pertama, saya tampilkan penjelasan mengenai Whazzub dan bagaimana cara mendaftar. Bagian kedua, saya tampilkan link tentang riset Anti-Whazzub dengan penjelasan fakta-fakta detail bahwa Whazzub memang bukan Scam, tapi bisa jadi hanya membuang waktu Anda.

" WAZZUB ", SEARCH ENGINE GENERASI BARU (SPT GOOGLE, YAHOO, BING, DLL), TETAPI MEMBERIKAN SEBAGIAN KEUNTUNGAN (PROFIT SHARING) YANG DIDAPATKAN OLEH PERUSAHAAN.

WAZZUB baru yang akan launching pada tgl 10 April 2012 (berita terakhir: + 2 extra days for you = tgl 12 duongggg ....)
Baca narasi tentang " WAZZUB " ini biar lebih paham :

1 - Google
Anda pasti tahu perusahaan seperti Google atau Yahoo!. Dan Anda pasti tahu juga berapa banyak yang mereka peroleh. Tidak tahu? Berikut adalah jawabannya: Mereka mendapatkan miliaran Dollar setiap tahunnya (Google mendapat $ 29.000.000.000 HANYA pada tahun 2010) itu berkat KITA yang menggunakan layanan mereka. Google menawarkan banyak layanan. Tapi 95% dari pendapatannya ($ 27.550.000.000) berasal dari hanya SATU layanan saja: mesin pencari milik mereka yang terkenal, Google Search. Setiap user yang menggunakan Google Search membuat Google mendapatkan sekitar 1 $ / hari. Bayangkan jika Anda bisa mendapatkan hanya 0.001% dari penghasilan Google Search: $ 275.000/Tahun (sekitar $ 23.000/bulan). Masalahnya adalah: Anda tidak akan mendapatkannya karena Google menyimpan SEMUA penghasilannya untuk dirinya sendiri.

II - Wazzub, "Revolusi Pengguna"
Pada tahun 2007, seseorang berpikir: "Kami, para pengguna membuat mereka mendapatkan miliaran dan kami tidak mendapatkan satu sen-pun. Itu sangat menjijikkan ". Maka Lahirlah WAZZUB. Wazzub adalah mesin pencari, seperti Google, yang akan memberikan Anda uang untuk merujuk orang ikut bergabung menjadi Membernya. Anda akan mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, untuk setiap user yang bergabung dengan Wazzub menggunakan link referral Anda. Dan Anda juga mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, setiap kali seseorang bergabung dengan kelompok Anda (misalnya: Anda akan mendapatkan $ 1 jika teman Anda mengundang seseorang untuk bergabung, tetapi Anda juga akan mendapatkan $ 1 jika teman dari teman Anda itu mengajak seseorang untuk ikut bergabung juga, dst ..).
Anda dapat mencoba kalkulator mereka untuk melihat bagaimana hal itu dapat dengan mudah untuk mendapatkan $ 4000/bulan tanpa usaha apapun. Anda hanya perlu mengajak 5 orang untuk melakukan hal yang sama dalam 5 tingkatan. Hal ini dapat dilakukan dengan cepat & mudah hanya dengan memberitahu teman-teman Anda dan dengan mem-posting di forum di Internet seperti yang saya lakukan saat ini. 4000 $ / bulan, SEUMUR HIDUP, hanya untuk memberitahu teman Anda untuk bergabung sebuah website. Kedengarannya luar biasa, bukan? Dan itu kenyataan.

III-Mengapa Wazzub membayar begitu banyak untuk penggunanya?
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Wazzub membayar Anda untuk mengajak orang untuk bergabung. Sebenarnya, jawabannya cukup sederhana: semakin banyak pengunjung yang mereka dapatkan, semakin banyak mereka dibayar. Ingat, Google mendapat $ 1 per pengguna PER HARI. Wazzub akan membayar Anda $ 1 per pengguna PER BULAN. Jadi masih menguntungkan untuk Wazzub.

IV - Ambil keputusan Anda
Anda harus mengambil keputusan dengan sangat cepat: bergabung sekarang, mulai memberitahu teman-teman Anda dan dapatkan $ 50, $ 1000, $ 4000 atau bahkan lebih per bulan selama seluruh hidup Anda. Atau menunggu dan melihat apakah WAZZUB itu benar-benar legit ... Tapi hati-hati: Wazzub tidak akan membagi hasil pendapatannya untuk anggota yang bergabung setelah April, 12, 2012.

Sebenarnya, mereka menganggap bahwa setelah 3 bulan ini mereka akan memiliki cukup anggota dan mereka tidak harus membayar untuk mendapatkan lagi anggotanya secara lebih dan lebih.
Jadi bergabung SEKARANG, GRATIS, dan ajaklah orang-orang yanglebih banyak sebelum April, 9 2012. Setelah itu, akan terlambat. Anda memiliki 3 bulan untuk mengubah hidup Anda.

V - Saatnya Mendaftar
Anda harus, dan Anda TIDAK akan membayar apa-apa untuk medaftar. Benar-benar GRATIS. TISSSS.... DICOBA DAFTAR DULU AJA..... SISTEM PEMBAYARAN DITUNGGU INFORMASINYA PADA SAAT LAUNCHING : 9 APRIL 2012.

AYO GABUNG klik link dibawah ini :


VI - Beritahu semua orang tentang Wazzub
Hal penting untuk diingat adalah: semakin cepat Anda untuk mem-posting di forum, memberitahu teman-teman Anda, dll .. orang-orang akan mendaftar dengan link referral ANDA.
Wazzub sangat lah baru. Anda akan menjadi salah satu orang pertama di dunia untuk tahu tentang hal itu. Jangan membuang kesempatan ini.
Anda dapat meng-copy & paste dan mengumumkannya dengan link referral anda sendiri, No Problem.

POKOKNYA GRATIS.. TISSSS.... DICOBA DAFTAR DULU AJA..... SISTEM PEMBAYARAN DITUNGGU INFORMASINYA PADA SAAT LAUNCHING : 12 APRIL 2012.

Berikut penjelasan apakah WAZZUB adalah scam:

aYO GABUNG klik link dibawh ini :
http://signup.wazzub.info/?lrRef=3335d 


SARAN SAYA, Gak usah terlalu dipikirin ... Kata Kuncinya: "ISENG ... kalo nambah syukur, gak bayar ini", hehe


Nah, yang ini penelitian yang Anti-Whazzub:


Research about Whazzub, klik:

http://kschang.hubpages.com/hub/Researching-a-company-online-is-it-a-scam-or-not-This-is-how-to-do-it-yourself-DIY









Minggu, 08 Januari 2012

Spooky Phat Girlz ...

Setelah masa UAS diisi dengan begadang tiap malem ngerjain Take Home, maka setelah masa UAS beres, mata belum bisa kompromi buat tidur cepet.

Tadi malem jam 3 pagi, gue gak sengaja nonton film yang menurut gue keren abiz. Emang nontonnya udah tengah-2 tapi ternyata masih relevan buat diikuti. Besoknya gue googling, ternyata itu film tahun 2006 berjudul Phat Girlz. Ceritanya sederhana, tapi dalem. Memang buat yang ngarepin nonton film gak pake mikir pesan moralnya, agak males nonton kayaknya, tapi siapa sih yang gak pernah punya masa merasa gak normal, salah dan gak diterima dalam hidup. Ada sih tapi gak gue bahas, hahahaha

Tapi buat gueeee .... itu film bagus banget karena menggambarkan pengalaman gue juga, menjadi orang tidak normal, di dunia orang normal. Dari judulnya aja udah ketahuan, film itu menggambarkan pengalaman being a fat girl in our society. Menjadi perempuan yang hidup di dunia 'laki-laki' saja sudah berasa subordinat, apalagi ditambah being a fat girl, 2 kali pukulan telak.

Alhamdulillah masa-2 itu sudah agak berlalu, bukan masa-2 gemuk, tapi merasa tidak normal dan tidak diterima dalam masyarakat. Padahal normal gak normal cuma konstruksi aja. Apalagi konstruksi stereotip orang gemuk, yg dibilang penyakitan, pemalas dan lain-2, padahal yg kurus penyakitan dan pemalas, buanyakkkk ...

Kenapa gue bilang agak berlalu?? karena tidak bisa dipungkiri memang masih ada memori akan masa itu hadir dalam keseharian. Seperti apa sih pengalaman being a fat girl di dunia ini, bagaimana mengetahui perasaan kami, nonton aja filmnya. Keren ...

Ada beberapa quote di film yang memang menggugah. Inget ada adegan dimana perempuan-perempuan langsing dengan tubuh aduhai mengata-2i si pemeran utama yang tambun, dengan tenangnya si pemeran utama (setelah mencintai dirinya) cuma bilang, elu yang udah cakep gitu, perlu ngejelekin orang lain agar merasa diri cakep, wah ternyata elu gak cakep2 amat ya??

Ada lagi pengalaman si pemeran ditolak laki-laki karena bentuk tubuhnya. Tapi ternyata, ada juga kok laki-laki yang naksir. Kalo soal pengalaman ditolak laki-laki mah, yg langsing juga banyakkkk ... kalo kata suami gue, jangan terlalu merendahkan laki-laki juga, karena gak semua laki-laki serendah itu, cuma lihat perempuan dari bentuk fisiknya aja. Banyak laki-laki yang punya prinsip dan memang berkelas, karena memilih perempuan yang sesuai dengan kecocokan hati. Bukan modal body tapi gak bisa diajak diskusi. Sama aja kayak perempuan, banyak juga toh yg berkelas dan punya prinsip gak liat laki dari isi dompet dan luarnya aja. Yah sama ... namanya juga sama-sama manusia, jadi jangan dibeda-2kan. Love you beib ...

Ada lagi quote yang keren dari si pemeran (yg ternyata emang hobi makan seperti gue dan yang lebih edan lagi namanya pun Mo'nique, ihiks). Gini quotenya: it's not us having weight problem, it's them having problem with our weight. Bener bangettttttttt .... so they try to push us to see the same way as theirs. Will never do it again ...

premis film itu menurut gue adalah: love yourself, embrace yourself so that you can give love to others ... persis seperti hidup gue. Dulu sebelum gue mencintai diri gue, susah banget mencintai orang lain, minimal suami sendiri deh. Ada aja curiganya. Tapi sekarang, love him very much ... kadang kita butuh orang lain untuk mengingatkan kita bahwa Tuhan gak pilih-2 waktu menciptakan manusia. Semua indah dengan berbeda-2, tapi kita aja dengerin kata setan bahwa beberapa lebih baik dari yg lain ... lebih langsing lebih baik, lebih kaya lebih baik, lebih pinter lebih baik, bla bla bla ... helloooo, syukur gak sih dikasih hidup sama Alloh ... yang penting itu hidup, beraktivitas, segar dan bugar. Kalo sakit sekali-2 diberi cobaan Alloh mah biasaaaa ...

If he loves me that much, why can't I love me much ... Yeay ... lets in love with ourselves ... We are ok ... God knows ...


Selasa, 20 Desember 2011

Pusat Kebugaran

Hari ini kantor sepi, maklum lagi pada nemenin mahasiswa ke Puncak. Tinggallah berdua sama mbak Lestari di kantor. Udah beberapa minggu ini dia join jadi anggota di sebuah pusat kebugaran di daerah Gandaria. Penasaran banget karena udah kepikiran berbulan-bulan pengen olahraga di tempat yang gak kena asep mobil. Hmmmm .... agak tertarik juga jadinya.

Monik : Jadi gimana mbak Pusat Kebugarannya???
Mbak Tari: Hahhhhh .... aku tertipu banget deh. Bayar ini itu habis 1,4 jutaan ternyata begini begitu. Begitu aku mau mundur, ehhhh ... didenda 500rb. 

Murka berat doi. Dasar pusat kebugaran gak bener ....

jadi inget jaman kuliah dulu, jaman belum nerima diri 100% (baca: jahiliyah), jaman ingin mengubah diri jadi lebih langsing gak penting ... wkwkwkwkwkwkwk ... Emang yang namanya Pusat Kebugaran selalu ajaib. Masih inget deh, rame-2 sama temen kos daftar di sebuah pusat kebugaran kecil di pelosok Depok. Gilingan, banyak hal menarik (kalau gak bisa dibilang aneh atau sinting). Bayangin tuh Pusat kebugaran terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama penuh dgn alat-2 fitnes tempo dulu (aduuuhhhh jgn bayangin kayak fitness first atau celebrity yaaa) dan berisi cowok-2 body gueda-gueda yg menyeramkan ... jadilah kalau kita dateng, biarpun sekosan, se-RT dan se-RW tetep ngibrit buru-2 ke atas. Ngeri betul kena kedipan body Ade Rai tapi tampang mesi-mesi angkut pelabuhan ...

Di atas gak kalah ajaib. Tempatnya lumayanlah luas, yg ajaib, pengajar aerobiknya adalah mahasiswa sekolah tinggi ilmu olahraga gitu ... keren kannnnn ... cakep pula. Tapi tentu saja, instruktur aerobik cakep ada konsekuensinya. Anak-2 UI keren sekos tetep kalah binal ama tante-tante girang penghuni tetap Pusat kebugaran. Inget banget ada seorang tante, yg ternyata penyanyi dangdut pinggiran terkenal (karena pernah muncul di TVRI) yg gayanya selangit, intens banget memperhatikan pelajaran, hihihihi ... yg gak nahan, OMG bulu ketek jambrong bener tannnn ... usut punya usut, ternyata simbol seks jadul ya itu bulket jambrong, jadi tetep dipertahankan, hueee ... jd inget penampilan Ev Arnaz di film Dono, persisssss ...

Kalo kebetulan si instruktur mahasiswa tadi agak lumayan, tapi kalo udah dapet yang binal, waduh repottttt ... pengennya nyiksa, tau kenapa. Aniweiiiii .... ternyata perjuangan naik angkot 2 kali dari kosan ke Pusat kebugaran agak terbayar. Dalam waktu 3 bulan 17 kg ajah turun *prok prok prok ... beberapa bulan kemudian, naik ajah 20 kg. Mantappppp ....

Itu baru namanya kehidupan ... Walau sudah tak minat langsing, tapi perasaan bugarnya itu lho yg bikin kecanduan. Mungkin harus kembali ke Pusat kebugaran ... Hmmm, that's why namanya Pusat Kebugaran ya, karena emang fungsinya bikin bugar. Bukan Pusat Pelangsingan .... cool ...